Recent Post

Mengenal Ikan Kudu-Kudu, Ikan Khas Makassar Beserta Karakteristik dan Cara Memasak

 

Mengenal Ikan Kudu-Kudu, Ikan Khas Makassar Beserta Karakteristik dan Cara Memasak

Coldeja.com - Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas ikan yang sering menjadi target para pecinta mancing, yaitu ikan kudu-kudu.


Teruntuk kamu yang mungkin belum familiar dengan jenis ikan khas Makassar satu ini, bisa menyimak artikel yang akan mengulas lebih dalam seputar ikan kudu-kudu ini sampai tuntas untuk menambah wawasan seputar biota laut satu ini.


Mengenal Ikan Kudu-Kudu


Ikan kudu-kudu, atau dikenal juga dengan sebutan box fish, memiliki ciri khas yang unik. Meskipun penampilannya terlihat sedikit menakutkan, rasanya yang lezat pasti akan membuat Anda ketagihan.


Karakteristik Ikan Kudu-Kudu


Ikan kudu-kudu memiliki bentuk tubuh yang menyerupai kotak dengan kulit cangkang yang keras. Ciri ini adalah salah satu hal yang membedakan ikan ini dari ikan-ikan lain yang memiliki kulit lebih lunak.


Kulitnya berwarna abu-abu kecoklatan, matanya bulat, dan bibirnya tebal. Selain itu, ikan kudu-kudu memiliki dua sirip yang cukup besar.


Nama ilmiah dari ikan kudu-kudu adalah Ostracius cubicus. Ikan ini sering dijuluki sebagai "ikan kotak polkadot" karena memiliki bintik hitam besar yang menarik perhatian pada tubuhnya. Warna tubuhnya adalah kuning lemon.


Ikan kudu-kudu dapat ditemukan di perairan Laut Merah, Samudra Indo-Pasifik, dan Samudra Atlantik Tenggara. Mereka umumnya hidup soliter, tidak bersosialisasi dengan ikan lainnya.


Namun, selama musim panas, untuk tujuan berkembang biak, ikan ini membentuk kelompok kecil yang terdiri dari dua hingga empat jantan dan beberapa betina.


Simak juga artikel tentang jenis-jenis ikan yang hidup di perairan payau dan manfaat jangkrik untuk ayam bangkok.


Perbedaan Ikan Kudu-Kudu dan Ikan Buntal


Terkadang, ikan ini disamakan dengan ikan buntal, tetapi sebenarnya keduanya sangat berbeda.


Ikan kudu-kudu memiliki bentuk tubuh yang lebih kotak dan ramping. Di sisi lain, ikan buntal memiliki bentuk tubuh yang lebih lebar dan pipih.


Selain perbedaan dalam bentuk tubuh, kulit adalah karakteristik lain yang membedakan kedua jenis ikan ini. Ikan kudu-kudu memiliki kulit yang keras dan bertotol.


Sementara itu, ikan buntal memiliki kulit yang lembut dan tidak berduri.


Ikan buntal juga terkenal menghasilkan racun yang sangat berbahaya, sedangkan ikan kudu-kudu tidak menghasilkan racun dan dianggap aman untuk dikonsumsi.


Pola Makan Ikan Kudu-Kudu


Ikan kudu-kudu adalah omnivora, yang berarti mereka memakan berbagai jenis makanan. Diet mereka meliputi ikan kecil, seperti neon Tetra, udang air asin, serpihan cacing, crustacea, ganggang, dan mollusca.


Mereka biasanya hidup di lereng pantai yang lebih dalam, pada kedalaman antara satu hingga 40 meter. Ikan ini sering ditemukan di sekitar terumbu karang, kolam pasang surut, dan cekungan yang sempit.


Cara Memasak Ikan Kudu-Kudu


Untuk menikmati daging lembut ikan kudu-kudu, kamu perlu membelahnya dengan hati-hati menggunakan pisau tajam yang cukup besar. Biasanya, ikan ini dibelah dua agar dagingnya lebih mudah diambil.


Salah satu keuntungan dari ikan ini adalah tidak memiliki tulang, sehingga Anda dapat menikmati dagingnya tanpa repot.


Ada berbagai cara untuk memasak ikan kudu-kudu sesuai selera Anda. Beberapa di antaranya adalah dengan memanggang, menggoreng, membuat rica-rica, menggoreng dengan telur asin, atau dengan berbagai bumbu lainnya.


Ikan kudu-kudu juga sangat populer di kota Makassar, mengingat habitatnya yang berada di perairan sekitar kota ini.


Ikan ini tidak beracun, berbeda dengan ikan paperpiece atau ikan buntal. Itulah sedikit informasi mengenai ikan kudu-kudu, ikan khas Makassar dengan karakteristik unik dan rasa yang lezat. 

Belum ada Komentar untuk "Mengenal Ikan Kudu-Kudu, Ikan Khas Makassar Beserta Karakteristik dan Cara Memasak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel